Pemuda Mesjid Miftahul Jannah

Selamat Datang Di Blog Pemuda Mesjid Miftahul Jannah - Komplek Manglayang Regency Blok I - Bandung Jawa Barat

Kamis, 07 Mei 2015

Tuntas Hutang Dan Kaya Raya Dengan Wirid Al-Kautsar

Wirid Al-Kautsar Untuk Tuntas Hutang - Hutang rasanya sudah menjadi sahabat bagi banyak orang di negeri ini. Tidak hanya dari kalangan menengah ke bawah yang punya hutang, para pengusaha yang sepertinya sukses pun ternyata hutangnya juga menumpuk. Negeri kita ini berapa banyak hutangnya, he..he..
Nah, meski sudah menjadi sesuatu yang umum, namun punya hutang tetaplah tidak enak. Tetap harus dilunasi. Bagaimana caranya? Ada satu amalan wirid yang bisa dilakukan untuk mengatasi hal itu, bahkan disamping lunas hutang, insya Allah rejeki yang akan deras mengalir.
 Amalan wiridnya adalah wiridkan surat al kautsar:
Tuntas Hutang Dengan Wirid Al-Kautsar

Innaa a’thoynaa kaalkawtsar fasholli lirabbika wainhar Inna syaani-aka huwa al-abtar
Cara mewiridkannya adalah dibaca 313 kali setelah sholat fardhu. Dawamkan wirid ini hingga terlihat hasilnya. Lakukan dengan ikhlas dan berharap hanya kepada Allah saja. Disamping itu usahakan setiap jumat pagi beramal ke anak yatim semampu kita.
Dengan wasilah wirid ini, Insya Allah atas ijin Allah SWT aka cepat teratasi seberapapun banyak hutang yang kita punyai dan insya Allah rejeki kita akan mengalir dengan lancar. Semoga bermanfaat, amin…
 
Source: doawiridamalan

Doa Dan Amalan Agar Suami-Istri Tetap Rukun Tidak Cerai

Dalam hidup berumah tangga terkadang ada prahara yang menerpa. Pertengkaran kecil sekali-kali barangkali menjadi bumbu penyedap dalam hubungan suami istri. Tapi jika sering terjadi, pasti ada sesuatu yang salah pada hubungan itu. Bisa keduanya, atau mungkin salah satunya melakukan suatu kesalahan.


Dari permasalahan semacam itu ada dua kemungkinan yang terjadi, yaitu damai atau pisah/cerai. Jika keduanya sudah tidak ada kecocokan, mungkin perceraian hanya akan menyakiti anak-anak mereka. Tapi jika salah satunya masih ingin bertahan, pasti ada lebih banyak yang tersakiti. Bukan hanya anak-anak, tapi mungkin juga keluarga besarnya.

Bagaimana agar rumah tangga tetap utuh dan tidak pecah berantakan? Mohonlah kepada Allah agar Dia berkenan mengembalikan kasih sayang di hati suami atau istri. Pertahankan rumah tangga yang sudah dibina bertahun-tahun lamanya. Carilah jalan keluar untuk  mengatasi masalah dengan sebaik-baiknya. Jangan korbankan kasih sayang anak-anak dengan jalan penyelesaian yang paling dibenci oleh Allah SWT yaitu "CERAI".

Ujian Allah SWT kepada hambaNya datang berbagai bentuk. Yang kaya atau yang miskin tidak dapat lari dari  ujianNya. Pada suami atau isteri jika pasangan anda membuat ulah, janganlah bersedih karena Allah SWT itu sedang menguji kesabaran dan keimanan anda. Jika hambaNya sabar maka surgalah balasannya.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a, sesungguhnya Rasulullah s.a.w bersabda di dalam Hadis Qudsi:

"Tidak ada balasan kecuali surga bagi hambaku yang beriman yang telah Aku ambil kembali kekasihnya (Aku mematikan seseorang yang disayanginya seperti anak, adik-kakak,  dan siapa saja yang di sayangi oleh seseorang) dari kalangan penghuni dunia dan dia hanya mengharapkan pahala daripadaKu (dengan bersabar). " (Hadis riwayat Imam Bukhari).

Kesimpulan dari hadis diatas bahwa tabah dan sabar menghadapi musibah adalah merupakan tanda-tanda kesempurnaan iman ketika keluh-kesah dan bimbang adalah merupakan tanda-tanda kelemahan iman.

Untuk para isteri atau suami yang sabar dengan pasangan masing-masing ingat hadis Nabi SAW ini. Jika rumahtangga anda dilanda badai dan topan sebenarnya Allah SWT sedang menguji anda, apakah anda sabar ataupun tidak.

Sabda Rasulullah SAW:

"Apabila Allah kasihkan seseorang hamba, niscaya Dia akan mengujinya dengan bala' untuk mendengar doa dan rayuannya"

Rumahtangga yang aman sejahtera bisa jadi  mimpi buruk karena beberapa faktor. Diantaranya adalah:-
-          Suami selingkuh dengan wanita lain
-          Suami tukang judi, mabok dan minum-minuman keras
-          Isteri punya PIL atau pria idaman lain
-          Suami temperamen atau istri yang suka membantah
-          Dan lain-lain

Nah, untuk wasilah mohon kepada Allah agar diberi kasih sayang kembali keduanya, lakukan amalan-amalan dan doa-doa ini:

Pertama:.
Sucikan diri dengan mandi menggunakan air yang sudah dibacakan ayat-ayat  al-Qur’an. Caranya adalah siapkan air satu ember penuh dan bacakan ayat-ayat berikut:
1. Istighfar -3x.
2. Surah Al Ikhlas,Surah Al Falak,Surah An Nas - 3 x.
3. Ayatul Kursi - 10x.
4. Al-Fatihah - 20x. (Ditiup setiap kali habis baca)

Setelah selesai semua bacaaan diatas, gunakan airnya untuk mandi. Siramkan air perlahan diatas kepala hingga habis. InsyaAllah anda akan rasa amat tenang serta lapang dada. Segala kegelisahan hati  akan hilang dan jika ada jin atau setan yang mendiami tubuh anda, dia akan lari terbirit-birit. Mungkin juga ada sihir yang dikirimkan kepada anda, itu juga akan hilang.

Kedua:
1.       Lakukan sholat hajat, sebaiknya 2/3 malam.

2.        Minta Allah SWT buka pintu hatinya supaya kembali kepangkuan serta kasih sayangnya kepada anda dan anak-anak.

3.       Minta Allah SWT menutupkan pintu hatinya kepada hal-hal berikut ini:

Lupa kepada kekasih gelapnya.
Hilangkan keinginan untuk berjudi.
Hilangkan ketagihan minuman keras jika suami seorang pemabuk.
Dan lainnya yang menjadi penyebab kisruh rumah tangga anda

Ketiga :
Berdoalah setelah sholat hajat dengan cara-cara:
-          Istighfar dulu 100 x
-          Baca shalawat nabi 10x
-          Berdoa mohon diberi ketenangan hati
-          Berdoa dengan doa pengikat kasih sayang menggunakan ayat-ayat al-Qur’an berikut ini:

Doa Dan Amalan Agar Suami-Istri Tetap Rukun Tidak Cerai

Katakanlah (wahai Muhammad): “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, nescaya Allah mengasihi kamu dan mengampuni dosa-dosa kamu.” Dan (ingatlah), Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Doa Dan Amalan Agar Suami-Istri Tetap Rukun Tidak Cerai

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.

Itulah beberapa amalan dan doa  yang bisa dilakukan untuk mengatasi krisis rumah tangga atau kekisruhan yang terjadi, agar masalah cepat selesai dan rumah tangga anda tetap rukun kembali dan jauh dari kata cerai. Semoga bermanfaat…
 
Source: doawiridamalan

Rabu, 29 April 2015

FUTUHUL GHOIB (Pembuka Tabir Kegaiban)

FUTUHUL GHOIB
(Pembuka Tabir Kegaiban)



SEBUAH AJARAN TASAWUF
 SYAIKH ABDUL QODIR JAELANI

Source: hubbaib

Minggu, 26 April 2015

7 Keajaiban Rezeki - Ippho Santoso


Terkadang saya suka iseng, kalau baca buku pengen bikin mind mapping nya supaya kelihatan lebih jelas pokok-pokok bahasan dari isi buku tersebut.

Nah, salah satunya buku yang saya baca itu adalah “7 Keajaiban Rezeki” yang ditulis oleh motivator muda, namanya Ippho Santosa – Pakar otak kanan (creative marketer). Penulis buku-buku mega-bestseller (masuk MURI). Dan dia juga merupakan salah satu seorang pembicara seminar di Indonesia dan Singapura.

Sejujurnya sih saya belum pernah ikut seminarnya, denger-denger sih heboh… Saya nunggu diundang ajah wkwkwkkk…:iD


Karena masih ada hubungannya sama marketing dan isi buku-buku nya juga luar biasa bagus menurut saya, tidak ada salahnya saya posting mind map nya diblog ini sebagai halaman khusus. Minta maaf kalau mind mapping nya acak-acakan, hal itu karena keterbatasan saya sendiri dalam memahami isi buku tersebut. Termasuk catatan tambahan saya sendiri, diluar isi bukunya mas Ippho, sorry mas..

Kamis, 16 April 2015

MANQOBAH SYEKH ABDUL QODIR JAILANI QS BAHASA SUNDA



MANQOBAH SYEH ABDUL QODIR JAELANI BAHSA SUNDA



ALAA INNA AULIYA ALLOOHHI 
LAA KHOUFUN 'ALAIHHIM WALAA HUM YAHZANUUN

bismillaahhir rohmaanir rohiim

Sugrining puji anu sampurna, sareng pangalem sagemblengna, eta tetep kagungan Allah anu mikawelas ka abdi-abdina, anu ngaluhurkeun darajat anu bakti ka Anjeuna.

Rahmat sareng salam anu utami muga tetep ka pangafdol-afdolna Nabi, nyaeta Kangjeng Nabi Muhammad SAW, anu parantos dikiatan kalawan mu'jizat, anu diutus jadi rohmat kasadayana alam, sareng kakulawargina, sareng kasadayana sahabat, sareng kasadayana auliyana Allah anu parantos diluhurkeun kalawan dipaparin pirang-pirang karomat.
Amma ba'du

Mangka ieu sapucuk kitab anu kalintang ringkesna, nyarioskeun manaqibna Sulthonul Auliya Wa Imàmil 'Ulama Assayyid 'Abdul Qodir Al-Jailani qsn, kenging metik tina kitab 'Uqùdul Lalali Fi Manaqibil Jaelì, sareng tina kitab Tafrìhul Khòtir Fì Manàqibis Sayyid 'Abdul Qòdir.

Mudah-mudahan aya mangfaatna ka sadayana dulur-dulur anu kersa ngaos atanapi ngadangu kalawan ngagungkeun kanu kagungan ieu manaqib.

Mudah-mudahan kuberkahna anu kagungan ieu manaqib, Gusti Nu Maha Suci ka urang sadayana nurunkeun rohmat sareng nulak tina bahla dunya akherat, dihasilkeun pamaksudan diwuwuh kasalametan.
Amin.

***

1. MANQOBAH KA 1 NYARIOSKEUN NASABNA SAYYID ABDUL QODIR

Ari Sayyid Abdul Qodir teh nyaeta putrana Abi Sholeh Janaki Dasti
putra Abdulloh putra Yahya Azzahid putra Muhammad
putra Daud
putra Musa Ats-Tsani putra Abdulloh Tsani putra Musa Al-Jun putra Abdulloh Al-Mahdi putra Hasan Al-Mutsanna
putra Sayyidina Hasan cucu Kangjeng Rosululloh SAW
putra Sayyidina Ali bin Abi Tholib k.w. sareng putra Siti Fathimah binti Rosululloh SAW.

Jadi ayeuna tetela pisan yen nasabna Sayyid Abdul Qodir teh nasab anu kalintang luhurna sareng agungna, sahingga satengah ulama ngadamel tawasul ku Sayyid Abdul Qodir ku rama-ramana dina ngahasilkeun rupi-rupi pamaksudan, sepertos ieu:
"yà robbanà bilhaikalin nùrònì, albàzi abdul qòdiril jailànì, usluk binà nahjal hhidàyati wakhminà, ming syarri kulli ma'ànidin awjàni, bi-abìhhi 'abdillàhi farrij karbanà, waqdli hawà-ija 'abdikal walhhàni, 

wa bijinnika dumta ilàhhì aghninì, waj'alnì fì bahril mahabati fàni, bilquthbi 'abdillàhi dàwi 'illatì, wa biyahyà uhyil qolba bil'irfàni, bimuhammadiw wa abìhhi dàwuda iksinì, tawàbal bahà walwuddi fil ajmàni, bi abìhhi 'abdillàhi ashlih sya-nanà, waliwàlidìnà fahfazh minan nuqshòni, walthuf binà fì kulli mà qoddartahhu, biljùni mùsà jud bikhoiri jinàni, walmahdli 'abdillàhi lil-ihsàni mahdlòriqinì tsummàksitì bima'ànì, bil-anwàril hasanil mutsannà nawwiròn, 'aqlì walà tatruknì lil-akwàni, wa abìhhi awwala quthbim bàhhiri, sibthinnabiyyil mushthofàl 'adnàni, hasanij-jakiyyibnil imàmil murtadlò, hàmìl wagho ghoitsin nadàl hattàni, yassirlanà kulal umùri wa'àfinà,
ming kulli hhammin awbalà aw'àni.

***

2. MANQOBAH KA 2 NYARIOSKEUN DIPEDALKEUNANA SAYYID ABDUL QODIR

Ari dipedalkeunana di nagara Jailan, nyaeta 1 nagara bawahan Thobristan, dina wengian kaping 1 sasih Romdon taun 471 Hijrah. Ari pupusna di nagara Baghdad kaping 10 Silihmulud taun 561, jadi yuswana mung 91 taun.

Dina wengian dipedalkeunana aya 5 karomah.

Karomah nu ka 1:
Ramana Sayyid Abdul Qodir nyaeta Abì Shòlih Mùsà Janakì ngimpen kasumpingan Kangjeng Nabi diiring ku sahabatna sareng ku imam-imam mujtahidin sareng kupara aulia. Teras Kangjeng Nabi nimbalan ka ramana Sayyid Abdul Qodir, dawuhanana:
"Heh Abù Shòlih, maneh ku Gusti Allah dipaparin anak lalaki, eta teh anak kaula jeung kakasih kaula jeung kakasihna Gusti Allah, jeung bakal meunang pangkat anu luhur dina pangkat kawalian seperti kaluhuran kaula dina pangkat kanabian.

Karomah nu ka 2:
Nabi-Nabi oge saba'dana Kangjeng Nabi pada ngabubungah ka ramana Sayyid Abdul Qodir, yen bakal kagungan putra anu bakal jadi Sulthònul Auliyà, sareng sadayana wali-wali salian ti imam anu ma'shum eta di bawah putrana, sareng dampal sampeanana bakal didampalkeun kana pundakna wali-wali, sareng sadayana wali-wali anu tunduk ka anjeuna bakal naek pangkatna, anu henteu tunduk ka anjeuna bakal dilepas ku Gusti Allah tina kawalianana.

Karomah nu ka 3:
Henteu aya nu dipedalkeun dina wengian dipedalkeun Sayyid Abdul Qodir di nagara Jailan, anging sadayana pameget, ari seueurna 1100, sadayana jadi wali, sapaos jadi pangiringna.

Karomah nu ka 4:
Sayyid Abdul Qodir tibarang dipedalkeun henteu kersaeun nginang siang dina sasih romdon, ana nginang sok dina waktos boboran.

Karomah nu ka 5:
Dina walikatna Sayyid Abdul Qodir katingali tapak dampal sampean Kangjeng Nabi SAW, nyaeta tilas munggu anjeuna bade tunggang kana buroq dina wengian mi'roj, sareng waktos medalna disarengan kucahaya anu pohara, sahingga jalma-jalma henteu aya anu kuat ningali, ari yuswa ibuna waktos harita yuswana 60 taun, eta oge hiji perkawis anu luar biasa.

*** 

3. MANQOBAH KA 3 NYARIOSKEUN NGAOSNA SAYYID ABDUL QODIR

Saparantos anjeuna ageung, lajeng ngajugjug ka guru-guru anu laluhur, ka alim-alim anu utami.

Didinya anjeuna ngalap pirang-pirang elmu sareng sifat-sifat kautamian.

Sadayana guru anjeuna pada nyarioskeun kana calakanana.

Ari ngaosna elmu fiqih ti Abil Wafa Ali Bin Aqil sareng ti Abil Khothob Al-Kaludi sareng ti Abil Husain Muhammad Ibnil Qodli.

Ari ngaosna elmu adab ti Abi Zakariyya At-Tabrizi.

Ari ngaos elmu thorekat ti Syekh Abil Khoir Hamad Bin Muslim Bin Dzirwati Ad-Dibas.

Ari anggoan ku anggoan shufiyahna ku Qodli Abi Sa'id Al-Mubarok.

Anjeuna henteu liren-liren nerekel hanjat kana pangkat kasampurnaan anu luhur kalawan pitulungna anu Maha Agung, sahingga anjeuna calik dina luhur-luhurna kapangkatan.

Anjeuna singkil kalayan pamaksudan anu tetep sarta kiat, yen bade nyepeng sareng ngangkek kadali nafsu anjeuna, bade dipengkolkeun tina karesepna, sahingga anjeuna kenging 25 taun calik dina tegalan Iroq henteu patepang sareng jalma.

***

Mankobah 4 - 7 >>
Seni Menjadi Pedagang Online 336x280
Dapet Duit Dari Twitter 486x60